| Follow @LimsWebForum |
| Short link : | Tweet | Thread Tools |
| | #1 (permalink) |
![]() Join Date: Jul 2010 Posts: 2,030
Thanks: 1
Thanked 1 Time in 1 Post
Rep Power: 6![]() ![]() | Malang - Diperlukan kejernihan dan keteduhan dalam berpikir serta kesediaan untuk mengatasi persoalan bangsa. Jika hal ini tercapai, Presiden SBY yakin Indonesia bebas dari kegaduhan. "Indonesia akan tetap teduh dan terbebas dari kegaduhan yang berlebihan, karena kegaduhan yaang berlebihan itu membuat rakyat tidak tenteram," kata SBY. Hal ini disampaikan SBY saat membuka Muktamar XI Jam'iyyah Ahlitthoreqoh Al Muktabaroh An-Nadliyah Indonesia di Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (11/1). "Juga terbebas dari perilaku kasar dan tidak bermartabat, dan terbebas pula dari aksi-aksi kekerasan dan main hakim sendiri. Main hakim sendiri merupakan aksi yang jauh dari sikap, tutur kata, dan perilaku Nabi Besar Muhammad SAW," ujar SBY. Jika pikiran, komitmen, dan tindakan jernih dan teduh dimiliki segenap komponen bangsa, lanjut dia, Indonesia akan semakin maju. Untuk itu SBY mengajak semua pihak kembali berdiri tegak, bersikap, dan berperan di tengah era reformasi dan kebebasan saat ini. "Untuk terus menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sesuai dengan ajaran agama dan sesuai dengan kepribadian bangsa yang mulia, yang jauh dari tindakan tidak terpuji, tidak bermartabat, dan tidak berkeadaban," tutur SBY. SBY juga mengajak bangsa Indonesia untuk membuktikan kepada dunia bahwa tidak ada pertentangan antar-agama dan negara. Semua tujuan dan cita-cita tersebut harus diperjuangkan bersama dengan cara bermartabat, cerdas, dan amanah. Sumber: presidensby.info - Oleh: Shinta Sinaga |
| | |
![]() |
| Thread Tools | |
| |